RASIONALITAS MAX WEBER
A. Rasionalitas
                     ada kesadaran yang terus bertumbuh di tahun-tahun terakhir ini bahwa rasionalisasi terletak di jantung sosiologi Weber, seperti yang di katakan Kalberg, "keadaan sebenarnya ialah bahwa perhatian Weber pada suatu tema yang luas dan melingkupi-rasionalisme spesifik dan khas kebudayaan barat dan asal usul dan perkembangan yang unik-terletak di pusat sosiologinya. akan tetapi sulit untuk mendefinisikan rasionalisme yang jelas dari karya weber.

                    Weber mendefinisikan rasionalitas membedakanya di antara dua tipe rasionalitas sebagai alat tunjuan dan rasionalitas nilai, akan tetapi konsep-konsepnya mengacu pada tipe-tipe tindakan. konsep-konsep itu adalah dasar, tetapi tidak mempunyai batas yang sama dengan pengertian Weber atas rasionalitas berskala besar, Weber tertarik bukan pada orientasi-orientasi tindakan yang terpecah-pecah, tetapi terutama pada keteraturan dan pola-pola tindakan di dalam peradaban, lembaga-lembaga, organisasi, strata. Donald levine menyatakan bahwa Weber tertarik pada rasionalitas yang di objektifikasi.

B. Tipe-tipe Rasionalitas 
    1. Rasionalitas Praktis
        Rasionalitas  ini di definisikan Kalberg sebagai " setiap cara hidup yang memangdang dan menilai kegiatan duniawi terkait dengan kepentingan-kepentingan individual pragmatis dan egoistis belaka.

    2. Rasionalitas Teoretis
        Meliputi usaha kognitif menguasai realitas melalui konsep-konsep yang semakin abstrak  dari pada melalui tindakan, merupakan proses kognitif seperti deduksi logis, induksi, pengaitan kausalitas, dan semacamnya.
   
    3. Rasionalitas Substantif 
        (seperti rasionalitas praktis tetapi bukan rasioalitas teoretis) menata tindakan secara langsung ke dalam pola-pola melalui himpunan nilai-nilai melibatkan pemilihan alat-alat menuju tujuan di dalam konteks suatu sistem nilai.

    4. Rasional formal
        yaitu yang paling penting dalam sudut pandang Kalberg yang meliputi kalkulasi alat tujuan. di dalam rasionalitas formal ia terjadi mengacu kepada aturan-aturan, hukum-hukum dan peraturan-peraturan yang di terapkan secara universal.

    5. Rasionalitas Birokrasi 
        pada prinsipnya merenovasi dengan alat-alat teknis seperti yang di lakukan setiap reorganisasi ekonomi, "dari luar" pertama-tama ia mengubah tatanan material dan sosial dan melaluinya ia mengubah manusia dengan mengubah kondisi-kondisi adaptasi dan mungkin kesempatan-kesempatan untuk adaptasi melalui penentuan rasional atas alalt-alat dan tujuan-tujuan.


       

Komentar